Thursday, February 23, 2017

Colony Or Mars?

Menurut kalian apa yang lebih baik? Membuat koloni di luar angkasa atau membuat koloni di Mars? Pertanyaan ini terus menerus menganggu pikiranku sepanjang hari. Karena jika memilih lebih enak mana, mungkin koloni luar angkasa lebih enak. Tapi untuk masalah pembangunan dan kerumitannya, pembangunan koloni luar angakasa jauh lebih sulit. Bukan berarti membuat koloni di Mars tidak sulit, tapi karena Mars sudah ada tanahnya dan tinggal digarap sesuai mau kita, untuk membuat koloni di luar angkasa kita harus membuatnya dari nol. Mulai dari pembuatan sistem bagaimana cara manusia bisa hidup di koloni. Tapi, di Mars juga kita harus memikirkan mengenai cara melindungi diri dari badai malam hari.

Di luar angkasa, salah satu kemudahannya adalah kita telah memiliki sebuah koloni atau semi koloni, yaitu ISS (menurutku). Karena disana manusia bisa hidup selama bertahun-tahun tanpa harus turun ke bumi walaupun masih membutuhkan suplai oksigen dari Bumi. Selain itu, ISS juga mengikuti bumi, oleh karena itu tidak bisa independen sepenuhnya. Sedangkan Koloni harus bisa independen sepenuhnya karena bumi tidak bisa terus-terusan mensuplai oksigen kepada koloni-koloni apabila kita sendiri makin lama makin kekurangan oksigen. Selain itu, untuk menciptakan koloni bukan puluhan atau ratusan meter, tapi sampai 16 Km lebih. Dan untuk mendapatkan bahan supaya bisa membuat benda itu butuh banyak biaya. Darimana? Kita dan sumbernya tentu saja bulan itu. Atau asteroid kalau bisa. Tapi, enaknya adalah kita sudah bisa mulai membuatnya sekarang dengan ukuran yang mungkin tidak terlalu raksasa seperti yang diatas, sekitar 1 Km. Tapi dengan syarat kita sudah bisa menemukan cara untuk menambang besi di Bulan.

Kalau di Mars, salah satu kekurangan terbesarnya adalah kita harus mentransformasi Mars untuk bisa menjadi seperti bumi. Dan prosesnya tidak berlangsung selama setahun saja, tapi bisa berpuluh-puluh tahun. Selain itu apabila ingin langsung ditinggali, maka kita harus membuat bangunan-bangunan dan koloni disana. Yang kurang lebih belum bisa independen alias masih butuh bantuan dari Bumi. Tapi, kalau proyek kolonisasi Mars yang direncanakan Elon Musk berhasil, Mars bisa menjadi pilihan kita selanjutnya. Karena untuk pergi ke Mars dengan teknologi sekarang kita butuh sekitar 6 bulan. Tapi, untungnya jika di Mars kita bisa langsung menginjak tanahnya dan langsung mulai menggarap bagaimana cara orang hidup disana.

Menurutku pilihan paling baik adalah membuat koloni di luar angakasa. Karena koloni di luar angkasa apabila ingin dibuat bisa lebih cepat daripada koloni di Mars. Tapi, tentu saja membutuhkan dana yang jauh lebih besar daripada misi ke Mars karena, koloni luar angkasa. Mereka memiliki ukuran 16 Km. Ayolah. Jadi bagaimana?


No comments:

Post a Comment