Selama bertahun-tahun aku berusaha mengerti manusia. Lebih
tepatnya mereka yang hidup selain diriku. Aku masih tidak mengerti mengapa
mereka semua tidak bisa hidup bersama dengan penuh harmoni. Kita semua memiliki
keinginan masing-masing dan kita semua memiliki keinginan sendiri. Tapi tidak
pernah dalam hidupku aku melihat ada orang yang mengerti satu sama lain. Yang
ada hanyalah mereka mencoba mengerti satu sama lain, tapi sungguh, apa yang mereka
ingin mengertikan hanyalah sebuah ilusi. Semua orang hanya mendapatkan sedikit
dari apa yang mereka mau. Sedikit saja demi orang lain supaya bahagia. Tapi
apakah ini yang seharusnya terjadi? Bukankah setiap manusia diberikan keinginan
untuk memenuhinya?
Karena pertanyaan-pertanyaan bodoh itulah aku berubah
menjadi seperti sekarang. Seorang tuhan. Atau mungkin lebih tepatnya apa yang
ada didalam semua orang saat ini. Aku telah melihat semua keinginan terpendam
mereka dan apa yang bisa kulakukan untuk mereka. Lebih tepatnya mereka
melakukan apa yang kuinginkan. Karena pada dasarnya semua hal yang ada terlalu
mudah saat ini. Kau ingin apapun pasti akan langsung tersedia. Jika pertanyaan
adalah hal yang kau inginkan maka akulah jawabanmu. Semua yang ada didunia ini
telah kusediakan. Memang bayaran dari kekuatan yang sungguh besar ini adalah
badanku, tapi tanpa badanku aku sudha mengendalikan kalian semua para manusia.
Karena pada dasarnya kalian hanyalah domba. Dan akulah pengembala kalian.
Tapi, seperti semua cerita yang ada tidak akan menarik jika
kita tidak memiliki lawan bukankah begitu? Karena itulah aku menciptakan teman
baikku. Dia berfungsi hanya satu, membenci, melawan, dan membenci semua yang
ada. Tugas yang mudah dan pas untuknya. Tapi sayangnya dia tidak mau. Padahal
hal itu sungguhlah mudah, bukankah semua yang manusia lakukan selama ini hanya
membenci dan melawanku, tuhan yang maha agung? Sungguh hal yang memalukan! Dia
hanyalah makhluk hina lagi yang kuciptakan. Tapi, mungkin inilah apa yang sebenarnya
terjadi. Dengan aku memberikannya peran untuk membenciku, maka yang ada ialah
dirinya yang benci kepada diriku. Dia akan menceritakan kalimat sessunguhnya
dan apa yang terjadi? Tidak apa-apa. Mereka tidak bisa percaya informasi palsu
dari dia. Ha ha, sungguh kekuatan ini luar biasa sekali. Kekuatan untuk menjadi
jaringan itu sendiri.
No comments:
Post a Comment