Manusia diciptakan dengan rasa ingin tahu dan tingkat
kepintaran yang tinggi. Mereka bisa mengubah alur sungai, membelah gunung,
menerangkan malam, dan menghidupkan tanaman. Mereka bisa pergi dari satu tempat
ke tempat lain tanpa membuang tenaga. Mereka bisa menciptakan cara untuk
mengambil matahari. Tapi dengan semua ini apa yang mereka lakukan? Mereka
mengambil cara untuk mengurangi diri mereka secepat mungkin dan seefisien
mungkin. Bisa jadi karena bumi yang sudah penuh ini mereka muak dengan diri
mereka sendiri. Karena itulah yang patut dilakukan adalah mengurangi diri
mereka sendiri. Dengan begitu semua orang bisa membangun kembali.
Tapi yang tidak mereka sadari adalah siklus ini sudah
berulang sejak awal manusia ada. Sejak zaman Adam sampai perang dunia. Dan
setiap kali siklus itu ada, manusia menambah jumlah mereka 2 kali lipat. Tidak
pernah mereka merasa kalau sebenarnya hal ini telah terjadi. Setelah
beribu-ribu generasi baru mereka merasakannya. Mereka baru berpikir kalau diri
mereka sudah terlalu banyak. Jadi yang sekarang mereka lakukan apa? Jika mereka
mengurangi diri mereka sesedikit mungkin menjadi hanya 2 orang, yang terjadi
adalah perang besar. Perang antara manusia yang ingin menjadi 2 orang itu.
Banyak yang menjadikan dirinya dewa. Dewa-dewa yang pantas untuk mereka. Karena
bagaimanapun juga, manusia pada dasarnya ingin selamat. Mereka ingin meneruskan
kembali hidup mereka.
Bertahun-tahun perang itu berlangsung dan pada akhirnya
semua orang mulai kehabisan akal untuk meneruskan hidup mereka. Jadi, yang
mereka lakukan adalah rencana paling mengerikan. Mereka menciptakan manusia
yang secara khusus ada untuk menyimpan jiwa manusia yang ada sekarang ini. Tapi
dengan begini manusia hanya memberikan beban yang ada kepada mereka. Kepada
para manusia ini. Sama saja dengan kabur.
Bagaimanapun juga setelah 3 tahun mereka menunggu saat
manusia buatan ini berdiri, barulah kita sadar. Bahwa pada dasarnya kita hanya
mengulangi siklus yang sama berulang kali.
No comments:
Post a Comment