Sunday, September 4, 2016

GTK-001 Gundam

Beberapa saat yang lalu aku sedang membuat gunpla. Ada banyak variasinya dan aku juga senang membuatnya. Jadi, kenapa aku tidak memperkenalkannya saja disini? Karena itulah, sekarang aku akan menceritakan kepada kalian apa gunpla itu.

Kebanyakan dari pembaca pasti sudah tahu plamo atau plastic model. Biasanya plastic model itu bentuknya kendaraan laut, seperti kapal atau kapal selam. Yang terkenal biasanya ada di Jepang, walaupun di luar negeri juga banyak. Nah, gunpla yang aku sebutkan tadi juga termaksuk cabang plastic model. Namanya Gundam plastic model. Asal mulanya pada tahun 1980. Saat itu, ada acara televisi yang terkenal, bernama Mobile Suit Gundam. Dan di dalam acara itu ada mesin perang yang bernama Gundam. Sebenarnya selain Gundam juga ada mesin perang yang mirip, namanya Mobile suit, tapi kita fokus saja dulu di Gundam.

Karena acara itu populer, dibuatlah mainan yang berasal dari acara itu, namanya Gunpla. Model paling awal berasal dari Gundam RX-78-2. Mobile suit paling terkenal di acara itu. Perbedaan yang paling mendasar di saat itu dengan gunpla yang sekarang terletak di bagian artikulasi dan pewarnaan. Waktu itu, titik artikulasinya jauh dengan yang ada sekarang. Jika kalian lihat di sebelah ini, Gundam ini (Aku sebut Gundam saja karena lebih enak) bisa dibentuk seperti sedang mau bertarung. Sedangkan yang zaman dahulu, tidak. Mirip patung, tapi bisa digerakkan sedikit. Dan, jika ingin tahu berapa tahun perbedaan Gundam ini, yaitu 30 tahun. Ya, 30 tahun teknologi di bumi berkembang sampai saat ini.

Gunpla juga memiliki beberapa versi yang berbeda. Ada High Grade, Master Grade, Perfect Grade, Reborn one hundred, Super deformed, dan mega-size.

High grade, (kanan) biasanya sering dibeli orang karena harganya yang tidak terlalu mahal, tapi cukup detail, dan titik artikulasinya cukup banyak. Seri ini mulai dikeluarkan pada tahun 1990 dan ukurannya bermacam-macam. Mulai dari 1:144 sampai 1:100. Waktu pengerjaan yang aku dapatkan dari model ini biasanya hanya 3-4 jam. Jika menambahkan stiker hanya butuh sekitar 10 menit.

Master Grade (kiri) dijual pada tahun 1995 dan ada dengan ukuran 1:100. Biasanya master grade datang dengan harga yang lebih mahal, biasanya Rp.600.000. Tapi, dengan titik artikulasi yang lebih banyak, tingkat detail yang lebih tinggi, dan waktu pengerjaan yang lebih banyak. Pengalaman yang aku miliki dengan Gundam model ini adalah 18 jam non-stop dengan sedikit istirahat diantaranya.

Perfect grade (kanan) sejauh ini adalah model yang paling mahal. Mencapai harga 3 juta rupiah. Itu kalau belinya langsung di Jepang dan belum ada pajak. Kalau belinya di Indonesia mungkin bisa 4-5 juta. Harganya memang mahal, tapi model ini memiliki tingkat detail yang luar biasa dan waktu pengerjaan yang juga luar biasa. Aku sendiri belum pernah membuat yang seperti ini, jadi aku belum bisa bilang susah atau tidak, tapi dilihat dari hasil di google, perfect grade memang luar biasa. Kalau tidak salah, waktu pengerjaannya bisa mencapai 2-3 minggu, karena kadang butuh sekrup dan bagian besi di dalam.

Selain yang ada 3 di atas tadi, ada juga Super deformed dan mega-size.

Super deformed (kiri) itu adalah gunpla dengan ukuran paling kecil. Seperti namanya, super-deformed, bentuknya memang sangat aneh, kepala yang sangat besar dan badan yang kecil. Biasanya jika baru pertama kali masuk ke gunpla, orang disarankan membuat dulu dari super-deformed ini, karena pembuatannya yang mudah dan tidak butuh waktu yang lama, sekitar 1 jam juga beres.




Mega-size (kanan, paling kiri di gambar) adalah gunpla dengan ukuran yang sangat besar 1:48 jika lebih tepat. Tingginya ada yang
sampai 60 cm dan cukup sulit didapat kalau di Indonesia. Di toko yang biasa aku beli mereka tidak menyediakannya. Belum banyak model yang keluar dari ukuran ini, tapi kalau dibilang dari titik artikulasi, karena ukurannya yang besar, tidak terlalu banyak. Harganya sekitar 1 juta rupiah.

Ya, jadi sampai sini dulu perkenalan dari Gunpla yang ingin aku bagi. Mungkin nanti aku bisa berbagi lebih lanjut seputar topik ini, tapi untuk sementara ini, sampai bertemu lagi.

1 comment: