Sunday, September 18, 2016

Mural

Beberapa hari yang lalu aku dan teman teman berkegiatan bersama untuk membuat mural. Jika kalian ingin tahu, muralnya ada di dekat Baksil, tempat kalian mungkin sering melihat Mural. Lalu kemudian, aku terpikir sesuatu yang sangat unik! Saat aku membuat mural kenapa aku tidak membuat tulisan mengenai mural saja? Lumayan untuk mengisi blog yang sepi in.

Jadi, Mural asalnya ada pada tahun sejak sangat tua. Abad ke 9 kalau tidak salah. Ada yang lebih tua lagi sebenarnya, tapi aku tidak tahu apakah itu diklasifikasikan sebagai mural karena itu ada sebelum abad ke 1 dan bentuknya sangat sederhana, hanya lukisan banteng saja. Jadi mari kita teruskan.

Mural ada banyak jenisnya, ada yang memakai teknik grafitti, ada yang memakai teknik motif tradisional, dan ada yang mural pada umumnya, lukisan yang memenuhi dinding. Dan bermacam-macam lagi. Ada juga mural yang berisi pesan-pesan politik atau yang maknanya dalam. Terkadang, isinya cukup sensitif sehingga dindingnya di cat ulang dengan warna putih. Ada juga yang membuatnya terlarang. Karena itulah jika kalian ingin membuat mural, pastikan kalian ada izinnya.

Mural menurutku adalah sebuah bentuk hiasan pada dinding dan beberapa memiliki pesan. Meskipun mural memiliki potensi untuk memberikan pesan yang cukup kuat kepada publik, tapi kebanyakan dari mural masih di apresiasi menjadi sebuah bentuk seni saja. Sama sepertiku, aku menganggap mural seagai media untuk seni, bukan untuk memberikan pesan.

Ya, jadi itu saja kiriman tentang mural. Kita bertemu lagi sekitar setelah kalian membaca ini.




No comments:

Post a Comment