Sunday, September 11, 2016

this week

Jadi, minggu ini aku belajar sesuatu yang sebenarnya sangat asyik, namanya desain thinking. Design thinking bukan berarti hanya dipakai untuk desain saja, tapi juga untuk membuat sesuatu. Sebenarnya, kalau dilihat dari grafiknya, kalian gunakkan untuk apapun itu bisa.

Dari design thinking kemarin yang aku pelajari di labtek indie yang sangat rahasia. Di belakang plaza telkom kalau dari turunan pasteur lurus saja habis lampu merah belok kiri pertama. Ya, sekitar sana. Kalau melihat taman dan lurus nanti kelewat. Jadi, aku dan kamerad dikenalkan kepada kak Cassandra, karena itu salah satu pangilannya, walaupun aku tidak yakin itu namanya. Karena itu panggilan. Jadi, dia adalah presiden dari labtek indie kalau tidak salah. Beliau adalah orang yang memperkenalkan kami kepada penerapan design thinking.

Jadi, dalam “les” singkat kami, cara untuk penerapan design thingking paling mudah adalah membuat sebuah dompet yang sempurna untuk partner. Waktu itu aku partner bersama, sebentar aku sensor dahulu, Cecillia. Jalan pertama adalah membuat desain dompet yang kau pikir paling cocok denganmu. Lalu, kau ceritakan desain dompet itu kepada temanmu. Setelah itu, baru kalian bertanya-tanya dompet kalian kenapa seperti itu atau lebih baik seperti apa. Dan, baru kalian mulai membuat 5 desain awal yang kalian rasa cocok dengan dompet pasangan kalian. Baru setelah mereka memilih yang mana yang mereka rasa cocok, kalian perinci lebih dalam desain itu.

Nah, disini yang paling menarik, karena setelah partner kalian memilih desain dompet yang paling bagus, kalian langsung membuatnya! Ya, bukan membuatnya seperti akan barang produksi, tapi seperti barang untuk dirasa-rasa saja. Aku karena bukan seorang pengrajin yang sangat bagus, aku membuatnya sebisa mungkin yang aku bisa. Artinya aku membuatnya semirip mungkin tapi mengesampingkan sisi estetika. Hasilnya untung saja, Cecillia suka, meskipun seperti mashed potato, tapi tetap bisa digunakkan, itu salah satu intinya. Yang dikiri ini yang dibuat oleh Cecillia, terima kasih yo, aku jadiin hiasan dah



Setelah belajar ini, aku langsung berpikir untuk menerapkan ilmu ini kemana-mana. Bisa untuk misalnya memperkenalkan sebuah alat ke orang, atau juga yaa kebanyakan produk jadi sih, tapi bisa untuk banyak hal. Salah satunya mungkin… Kalau bekerja di bidang tulisan, walaupun aku tidak terlalu melihat dimana hubungannya.

No comments:

Post a Comment