Sunday, September 25, 2016

Basuketo!!!! Nah, Basuke

Jadi, pada hari kamis yang lalu, kalau kalian tidak tahu ada pertandingan bola basket di Bandung. Ya, saat PON. Karena ini adalah pengalaman pertamaku menonton PON, aku jadi penasaran untuk meliput acara yang seru ini. Jadi, inilah cerita singkatnya dari pemain PON. (Yang wanita, karena aku tidak sempat bertanya kepada yang pria walaupun sebenarnya mereka juga memberikan pertarungan yang cukup sengit. Terutama Bangka Belitung melawan Sulawesi Utara. Benar-benar pertarungan yang sengit.)

Waktu itu aku menonton total 3 pertandingan. Yang kesatu adalah pertandingan Belitung melawan Sulawesi utara. Pertarungan itu sangat sengit dan aku waktu itu mendukung Belitung. Walaupun mereka kalah dengan selisih 2 poin, tetap saja itu permainan yang sangat sengit. Aku sampai melompat dari bangku penonton karena kesengitan pertandingan itu. Tapi, karena saking sengitnya pertandingan itu, aku sampai lupa untuk menanyakan tentang pendapat mereka mengenai pertandingan ini.

Yang kedua adalah pertandingan wanita. Papua melawan Jawa Tengah. Pertandingan yang ini juga asyik, tapi dengan poin yang sangat mengejutkan juga. Jawa Tengah di pertandingan ini sangat mendominasi di awal pertandingan sehingga saat mendekati akhir pertandingan, mereka sudah memimpin sangat jauh. Kalau tidak salah hasil akhirnya adalah 57-97. Dengan Jawa Tengah yang memimpin skor. Waktu itu aku hampir percaya kalau mereka bisa mendapatkan 100 skor, tapi ternyata tidak.

Karena kali ini aku ingat kalau harus mewawancarai salah satu pemain dari Jawa dan dari Papua, aku langsung berjalan menuju belakang stadion. Disana, aku ketingallan pemain-pemain dari Jawa kecuali satu pemain bernama Ulfa. Mba Ulfa. Pertanyaan yang kutanyakan adalah pendapatnya mengenai pertandingan ini, bermain basket sejak kapan, lalu, siapa yang paling muda dari tim atau yang paling tua, dan berasal darimana. Juga bagaimana cara dia sebagai atlet bola basket saat bertanding tidak gugup.

Yang kudapatkan dari Mbak Ulfa adalah dia berasal dari Semarang, dan saat bertanya-tanya pekerjaan sampingannya adalah sebagai jurnalis, jadi mungkin cara aku mewawancarai agak dinilai juga. Lalu, dia bermain basket sejak kelas 2 SMP. Jika tahu nantinya aku bisa begini mungkin pelajaran bola basket waktu itu tidak aku tinggal. Lalu, saat kita bertanding dengan banyak penonton, kita tidak akan gugup. Yang gugup adalah mereka yang berusaha terlalu keras untuk tampil dengan sempurna di hadapan penonton. Untuk mereka yang tidak bertanding demi penonton tapi untuk menunjukkan hasil kerja keras, merekalah yang akan tampil dengan sempurna. Walaupun tidak terlalu sempurna juga karena pasti pada 1 titik tertentu mereka akan gagal karena ya, mereka manusia. (Di kiri adalah Mbak Ulfa dengan makhluk mistis. Saya tidak ada karena saya sedang memotret foto ini.)




Jadi, sampai sini saja berita kali ini. Ada berita penting yang ingin aku sampaikan, kalau ternyata tim basket Jawa tengah telah sampai di babak semifinal. Mereka dulu juga adalah pemenang pon basket wanita. Jadi mungkin tidak terlalu mengejutkan.

Di kiri adalah foto tim papua. Aku juga yang memotret.

1 comment: