Tuesday, March 14, 2017

MP

Pernahkah merasa bahwa waktu-waktu yang ada dalam hidup kalian terasa lebih sedikit? Atau bahkan kalian tidak ingat apa yang terjadi? Mungkin itu karena kalian memang lupa saja. Tapi, dari beberapa orang mungkin hal ini terjadi karena dirinya diambil alih oleh “diri mereka yang lain”. Apa maksudnya ini? Kesurupan? Bisa jadi. Karena saat kesurupan kita memang kehilangan kontol akan diri dan lupa apa yang telah dilakukan. Tapi yang ingin aku bicarakan cukup berbeda. Jauh berbeda. Apa yang diceritakan adalah kasus mengenai kepribadian ganda.

Pernahkah kalian mendengar kasus kepribadian ganda? Untuk beberapa mungkin hal ini terdengar biasa saja, tapi cara orang menjadi seperti ini, tidak biasa. Seseorang sampai bisa mendapatkan 2 kepribadian ganda saja, sudah pasti memiliki pengalaman yang traumatis. Apalagi orang dengan 16 kepribadian yang berbeda. Entah apa yang terjadi dalam masa lalunya sampai bisa sebanyak itu.
Sekarang mungkin kalian penasaran bagaimana caranya seseorang sampai bisa menciptakan 2 atau lebih kepribadian yang berbeda? Salah satu penyebabnya bisa karena situasi yang ada tidak memperbolehkan kepribadian kalian untuk keluar. Misalnya salah satu contoh paling sederhananya ada dari artikelku sebelumnya mengenai Harute. Pilotnya adalah Allelujah Haptism. Karena dulunya dia seorang subjek penelitian yang gagal, mengharuskan dia pergi dari tempatnya, terbentuklah dirinya yang baru. Allelujah yang asalnya adalah orang pasifis, lebih pendiam, dan kurang lebih ramah. Tapi, karena situasi yang ada waktu itu membutuhkan sifat yang jauh lebih aktif/kekerasan dan ketahanan hidupnya, maka yang muncul adalah kepribadian keduanya, Hallelujah. Yang jauh lebih keras daripada dirinya. Berarti membiarkan segala apapun terjadi demi dirinya sendiri.

Ada salah satu teori yang mengatakan kalau kepribadian kedua adalah kepribadian kita yang sessunguhnya. Bahwa dari dalam diri kita yang sebenarnya, apa yang selama ini kita simpan, itulah diri kita. Tentu kalian pasti pernah berpikir kalau hal ini tidak asyik, hal ini membosankan, atau ini asyik, ini menyenangkan. Tapi itu semua pada saat-saat yang tidak tepat. Dan tentu saja sebagai manusia yang memiliki kehormatan dan harga diri, kalian menyimpan hal-hal itu. Terkadang saat kalian menyimpan hal itu, perasaan-perasaan itu masih ada di dalam diri kalian. Hanya saja kalian memutuskan untuk tidak mempedulikannya. Tapi, saat-saat tertentu, dalam keadaan tertekan atau sudah dalam penghujung tombak (berbeda dalam setiap orang), alam bawah sadar memutuskan untuk melepaskan itu semua. Bentuknya bisa bermacam-macam, ada yang mengeluarkannya dalam bentuk lukisan, dalam aksi-aksi yang bisa dibilang orang membahayakan nyawa. Atau bahkan mengambil nyawa orang itu sendiri. Hal-hal seperti ini harus dicegah dengan cara membicarakan masalah-masalah yang ada. Kemudian mencari solusinya. Tentu, terkadang hal ini hanya bisa dicari sendiri, tapi tidaklah salah mencari solusinya dengan bantuan orang lain. Karena untuk menaiki gunung, terkadang kawan adalah hal yang kita butuhkan.

Yang bisa disimpulkan adalah, memiliki banyak kepribadian itu tidak baik. Kalian tandanya menjadi seseorang yang bukan diri kalian. Tentu, terkadang kalian harus bersandiwara di hadapan orang untuk menjaga nama baik seseorang. Atau bahkan menjaga integritas kalian sendiri. Tetapi, tidak harus begitu. Jika kalian memnag tidak suka, bilang saja. Keputusan memang ada di tangan kalian, dan apapun yang terjadi bersiaplah menanggung resiko yang ada. Tapi jangan sampai kalian tidak membicarakan apa yang ada di hati kalian. Kuncinya adalah keseimbangan. Kalian harus bisa seimbang dalam mengetahui kapan harus bicara, kapan harus diam, kapan harus mendengar, dan tentu saja kapan harus mengeluarkan hati kalian. Karena pada dasarnya semua manusia memiliki dasar-dasar ini. Hanya saja mereka tidak mau mengeluarkan hal-hal ini.


Wednesday, March 8, 2017

pengingat kematian


Aku tidak pernah mengerti kenapa banyak orang bilang sebuah upacara itu penting. Maksudku banyak orang mengetahui dan pastinya sudah diajarkan sebelumnya mengenai pentingnya masa lalu. Dan hal baik mengenai masa lalu. Tapi aku tidak pernah habis pikir mengapa orang-orang menghabiskan waktu mereka demi masa lalu, meskipun sudah jelas apa yang harus kita lihat adalah di depan sana. Masa depan.

Seperti misalnya saat ini, dimana manusia sudah memiliki kemampuan untuk membuat koloni diluar angkasa. Tapi, apa yang mereka pikirkan pertama kali koloni itu mau dibangun? Namanya. Ya, mereka memikirkan nama apa yang pas untuk koloni ini. Ada yang bilang kalau sebaiknya bernama Adam, karena ini adalah koloni pertama. Ada juga yang bilang kalau namanya lebih baik Colossus, karena koloni yang paling besar. Ada juga yang bilang namanya lebih baik Lagrange 3, karena posisinya. Dan tentu saja, hari selesainya koloni ini dibentuk orang-orang akan membuat “hari perayaan koloni”. Sungguh, hanya sebuah omong kosong menurutku. Karena, hal ini tidak penting.

“Jadi, menurutmu apakah sebaiknya kita mengikuti upacara koloni?”

“Kau saja, aku paling benci mengenai hal seperti ini.”

“Tidak pernah kau berpikir kalau upacara ini sedikitpun penting?”

“Tidak, upacara ini hanya ada supaya orang-orang mengingat mereka yang gugur dalam membangun koloni. Upacara supaya mereka mengingat kembali nama-nama yang telah tiada. Kau tahu kan kalau sebenarnya selama ini orang-orang tidak terlalu peduli terhadap masa lalu? Mereka hanya peduli terhadap masa sekarang dan selanjutnya. Karena masa lalu sudah hilang sekarang.”

“Tapi, jasa mereka yang gugur harus kita ingat sebagaimana kita mengingat mereka yang masih hidup.”

“Menurutmu yang mati meminta hal ini? Menurutmu yang mati meminta untuk selalu diingat oleh semua orang sepanjang waktu sebagai pahlawan yang abadi? Tidak, yang ingin hal ini hanyalah mereka yang hidup. Keluarga dari mereka yang mati meminta hal ini. Para petinggi meminta hal ini. Masyarakat juga meminta hal ini. Tapi untuk apa? Orang mati tidak meminta apapun lagi. Mereka tidak bisa.”

“Kau sudah bilang tadi, perayaan seperti ini tidak penting karena orang yang bersangkutan tidak meminta kan? Tapi bagaimana dengan mereka yang masih hidup? Pasti mereka ingin berterima kasih kepada orang yang mati. Tapi bagaimana cara mereka memberitahu orang yang mati itu kalau mereka berterima kasih? Doa? Atau kau mau tahu cara yang pastinya membuat semua orang kalau kita berterima kasih kepada mereka?”

“Doa mungkin tidak akan didengar oleh mereka, tapi upacara menurutmu bisa terdengar oleh orang yang mati?”

“Tentu saja tidak, ini hanya untuk mengingatkan kita kalau koloni ini ada, mengingatkan kita kalau koloni ini lahir dari mereka yang mati, dan mengingatkan kita kalau koloni ini bisa berdiri karena orang-orang seperti kita.”

“Maksudmu pekerja rendahan seperti kita?”

 “Ya, pekerja rendahan seperti kita memiliki peran besar dalam koloni ini. Dan mereka berterima kasih kepada kita.”

“Siapa? Para petinggi-petinggi itu?”

“Ya, dengar, upacara bukan hanya untuk mereka yang mati saja, tapi juga untuk yang hidup. Untuk mengingat yang mati dan mensyukuri yang hidup. Karena itulah banyak veteran perang masa lalu datang untuk bercerita mengenai pentingnya kehidupan dan kekuatan setiap orang.”

“Begitu ya, tapi bagiku upacara tetap sebuah alasan bodoh untuk mencuci uang kita.”

Menurutku masa lalu memang harus diingat, tapi bukan karena kita ingin mengingat jasa mereka yang telah tiada, tapi karena kita harus belajar dari mereka yang telah tiada. Mengetahui alasan mereka mati. Alasan mereka gugur karena apa. Dan kita bisa menjadi lebih baik. Masa lalu adalah hal itu, tempat untuk belajar kalau sebenarnya kita mati karena alasan ini dan itu. Dan kita harus belajar dari kematian-kematian itu.


Sesungguhnya hanya 1 hal yang baik dari masa lalu. Mereka hanya sejarah. Sejarah yang tidak akan terulang.

Knight of wisdom



Yang jelas, sesampainya kita di dokter Mainfried, Jack agak malu-malu. Sebenarnya meskipun tidak terlalu jelas aku tahu betul Jack menyukai dokter Mainfried. Aku juga pastinya menyukai dia, satu-satunya orang yang baik kepada kita dan ramah. Selalu mengerti keadaan apapun yang dimiliki. Mungkin supaya kita tidak melewati batas juga. Tapi betul, aku dan Jack merasa benar-benar nyaman saat berada di dekatnya.

“Jadi ada apa? Biasanya kamu hanya datang kesini kalau ada masalah. Ada masalah ya?”

“Ya, seperti yang kamu tahu dokter, Komandan menyuruh kami untuk membakar hal lagi.”

“Dan sekarang apa yang kau bakar?”

“Orang tentu saja, kamu tahu kan nasib tentara seperti kami.”

Hanya Komandan dan dokter Mainfried yang tahu kalau kami termaksuk tim elit operasi rahasia.

“Begitu ya, lalu apa yang membuatmu menyesal? Apakah karena orang-orang itu atau karena perintah dari komandan?”

“Mungkin kepada orang-orang itu. Jack berkata kita melakukan ini karena kita berdosa. Dan tuhan sendiri sudah mulai meninggalkan kita. Semua kematian yang kita hasilkan adalah dosa kita. Mereka tidak akan merasakan kepedihan lagi, sedangkan kita pastinya akan merasakan kepedihan terus-terusan.”

“Tidak pernah kamu berpikir untuk membiarkan orang-orang itu hidup? Bisakah kau melihat kalau mereka juga ingin hidup?”

Mata yang tanpa dosa itu. Mata yang berbinar-binar, berbicara kepadaku mengenai apa yang benar dan apa yang salah. Sungguh, jika kujelaskan pasti dia tidak mau mengerti. Karena sebenarnya, baik dan benar itu tidak pernah ada. Yang ada hanyalah dirimu. Dan diriku saat ini masih berkata kamu.

“Ah, tidak-tidak. Kita hanya berpikir kalau mungkin mereka juga memiliki kesalahan. Aku sendiri juga memiliki banyak kesalahan, tapi karena kemampuanku ini, makanya orang-orang membutuhkannya.”

“Kekuatanmu dibutuhkan? Apakah betul kekuatan sepertimu dibutuhkan di dunia saat ini? Dunia yang seharusnya kita mengurangi sebanyak mungkin kekerasan dan kata-kata sebagai cara paling mulia untuk menyampaikan pesan.”

“Hal itu hanya bisa dilakukan oleh orang sepertimu, dokter. Untuk orang-orang sepertiku, kekerasan adalah jawaban untuk semuanya. Tidak bisa kita berharap penjahat mengaku kalau kita tidak paksa dia melakukannya.”

“Selalu ada jalan keluarnya, selalu ada. Dengan orang yang memiliki kekuatan dan koneksi sepertimu, seharusnya kau bisa meyelesaikan banyak kasus. Dengan kemampuan sepertimu, kau bisa menyelamatkan orang, bukannya mengambil.”

“Aku juga berharap begitu, tapi situasi yang ada mengharuskanku berjalan dalam jalur ini. Jadi, mungkin itulah kutukan yang kudapatkan dari kekuatan ini.”

Kami berbicara sangat lama. Mungkin tanpa terasa sampai larut malam. Dokter membiarkanku menginap di rumahnya. Lagipula, jika bukan disini, dimana aku bisa tinggal? Apartemen tempatku tinggal sudah terbakar habis. Mungkin hal yang paling normal dilakukan orang adalah duduk dan tidur saja. Tapi Jack tidak, dia bangun sepanjang malam mencari cara untuk meluangkan waktunya dalam rumah dokter. Selama tidak menggangguku, tidak ada masalah. Dan aku benar-benar berharap dia cepat tidur. Karena meskipun orang itu benar-benar tajam dan teliti, dia kadang sering sekali menganalisis hal yang tidak perlu. Seperti misalnya saja dimana dokter meninggalkan jepit rambutnya. Hal itu benar-benar tidak perlu diteliti, tapi karena dia adalah Jack, dia pasti mencari tahu apa makna dibalik jatuhnya jepitan rambut itu. Dia memiliki pikiran kalau selama ini ada orang yang selalu memperhatikannya. Dan segala sesuatu yang terlihat acak sebenarnya petunjuk yang ditinggalkan orang itu. Sepanjang hidupnya ia habiskan mencari orang yang tidak ada. Terkadang aku penasaran bagaimana caranya ia bisa hidup dengan perasaan sedang diperhatikan. Kalau aku sih, tidak merasa hal itu penting. Sejak dulu hidupku selalu diperhatikan oleh orang, sehingga yang ada sekarang hanya rasa takut tidak diperhatikan. Tapi, dengan ada Jack, tidak mungkin aku tidak diperhatikan sekarang.


Andaikan orang-orang bisa hidup bersama dengan bahagia. Dengan mengerti satu sama lain. Orang sepertiku mungkin tidak akan diperlukan lagi. Orang kuat? Atau kejahatan yang dibutuhkan?

Friday, March 3, 2017

The great war

“Semua orang dalam perang memiliki fungsi dan perangnya masing-masing. Ada yang bertugas membawakan senjata, yaitu Logistik, lalu ada juga yang bertugas menyuruh sampah-sampah seperti kalian, yaitu aku, dan ada juga yang berfungsi sebagai pelaksana, yaitu kalian. Mungkin kalian berpikir orang brengsek macam apa yang bisa mencapai posisi ini, akan kuberi tahu orang macam apa, aku. Kita tidak akan berhasil kalau sampah seperti kalian tidak mau mengikuti apa yang kumau. Jadi, lakukanlah apa yang kusuruh tanpa kata-kata lain. Tanpa tapi maupun apabila. Mengerti!”
“Jika kalian membutuhkan barang-barang, silahkan hubungi bagian logistik. Jika kalian butuh arahan tempat, yang aku akan kaget jika sudah kuberi tahu tapi masih belum jelas, silahkan hubungi letnan kalian.”

Keseharian ini adalah hal yang sering dialami oleh tim seksi 6. Karena sekarang negara sedang dalam keadaan damai, yang bisa dilakukan hanyalah berlatih, berlatih, dan berlatih.

Dalam tim itu, sersan yang ingin memastikan keadaan berjalan dengan lancar selalu menunggu anak buahnya melakukan sesuatu yang salah. Dengan begitu ia bisa memperbaikinya. Selain itu terdapat juga orang-orang yang tugasnya membantu sersan, masalahnya seksi 6 tidak memiliki orang-orang yang cukup tegas saat membantu sersan. Sekalinya ada, mereka malah yang ada membuat sersan kewalahan. Mungkin niat mereka memang membantu, tapi karena mereka ada keinginan sendiri dan perasaan tersendiri (alias belum saling sepemahaman) jadinya ada banyak konflik. Tapi kekurangan-kekurangan ini akan menjadi pupuk untuk selanjutnya. Orang yang selanjutnya akan banyak pekerjaan adalah bidang logistik. Orang Logistik pekerjaannya hanya membeli barang dan meyiapkan barang untuk tentara mereka. Jika ada barang yang kurang, maka yang terjadi adalah kesulitan mereka dalam menjalankan tugas. Tapi terkadang, tentara selalu meminta hal yang agak mustahil, seperti drone antar kota. Untuk apa? Kita tidak sedang berperang dan situasi di lapangan tidak mengharuskan kita membawa drone. Jadi untuk apa? Motto kita adalah “adaptasi diatas segalanya”. Artinya tentu saja sudah jelas, adaptasi.

Selama ini orang-orang selalu berpikir kalau perang hanya dapat dimenangkan oleh orang-orang yang kuat. Tapi tidak, perang dimenangkan oleh orang kuat, jumlah, dan tempat mereka bertarung. Itu prinsip sederhana. Jika tempat yang ada sempit, maka lebih sedikit orang lebih efektif. Apabila tempatnya luas, tentu saja harus menyiapkan orang lebih banyak. Hal-hal seperti ini selalu harus dipikirkan oleh orang-orang.

“Jadi, apa yang harus kita lakukan kapten?”


“Lakukan saja”. 

Wednesday, March 1, 2017

Knight of Virtue

“Menjadi kesatria ternyata tidak enak ya, Jack.”

“Ya, memang menjadi seorang kesatria membutuhkan banyak sekali dedikasi dan keinginan. Kau tidak bisa tiba-tiba ingin menjadi kesatria dan saat bosan meninggalkannya.”

“Ya, tapi aku tidak pernah membayangkan jadinya akan seperti ini. Tidak pernah terbesit dalam pikiranku bahwa ini adalah pekerjaan seorang kesatria.”

“Membunuh orang? Ini memang salah satu pekerjaan mereka. Pekerjaan kita.”

Memang, bayangan seorang kesatria berbeda jauh dari apa yang kita inginkan. Kalian pikir kesatria seperti kami memiliki hal yang dinamakan kehormatan? Memiliki apa yang dinamakan tata cara bertarung? Saat kau di medan perang, semua itu tidak ada. Tidak ada yang bernama kode kehormatan, tidak ada yang dinamakan sifat kesatria. Yang ada hanyalah bunuh atau dibunuh. Tapi meskipun hal itu harus kau ingat baik-baik, aku tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi. Aku tidak pernah menyangka kalau aku akan menjadi pembunuh 25 orang. Orang-orang yang kuat dan terhormat. Orang-orang yang melindungi kami dan memberikan kami makanan. Aku tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi.

“Apakah kita akan dihukum Jack? Dihukum oleh tuhan diatas sana?”

“Tuhan? Menurutmu dia ada? Dalam dunia ini dimana kau membunuh atau dibunuh? Dimana setiap saat kau berdoa seharusnya kau mendapatkan kekuatan untuk kebal terhadap kematian?”
“Ya, tepat sekali.”

“Jika Tuhan memang ada, maka pria dan wanita ini tidak akan mati. Mereka masih hidup dan meneruskan cerita mereka. Mereka bisa dengan senang bercanda ria. Tapi kita, kita membuat mereka mati. Dan jika memang tuhan ada, seharunya kita sudah mati sebelum pedang ditarik. Sebelum ada niat untuk membunuh mereka, sebelum kita lahir. Tapi tetap saja, tuhan membiarkan kita membunuh mereka. Membuat darah mereka manjadi bunga yang indah.”

“Begitu ya, jadi kita mau kemana sekarang Jack?”

“Sekarang? Komandan tidak menyuruh kita untuk melakukan apapun selain membunuh orang-orang ini kan? Mungkin jika kita memalsukan kematian kita bisa kabur, atau langsung saja kabur.”

“Lebih baik kita langsung pergi saja, aku sudah muak menjadi seorang kesatria. Ini bukanlah bayanganku.”

“Bayanganmu apa? Menjadi seorang pahlawan? Hah, tidak mungkin bisa. Kecuali kau memiliki pangkat seperti komandan, yang kau impikan itu tidak akan terjadi.”
“Apa? Dunia tanpa konflik?”

“Ya.”

“Haha, kau masih muda, teruslah bermimpi. Sekarang ini yang ada hanyalah dunia penuh konflik. Dan aku ragu apakah akan selesai dengan cepat atau tidak.”

“Haah, ya sudah, sekarang mau kemana kita?”

“Bagaimana kalau kita pergi ke rumah dokter Mainfried? Dia pasti mau menerima kita dengan keadaan yang seperti ini.”

“Sepertinya asyik, ayo kalau begitu.”


Selama perjalanan aku masih tidak bisa berhenti berpikir, mengapa dunia begitu kejam? Mengapa makhluk yang orang-orang bilang paling agung dan kuat seringkali tidak membantu mereka yang membutuhkan? Apa alasannya? Supaya manusia bisa membantu diri mereka sendiri dan dengan begitu mereka terselamatkan? Ini bukan diselamatkan, tapi menyelamatkan namanya. Terkadang aku bingung apa yang mereka ingin lakukan. Apa kematian inilah yang dinamakan dosa? Lalu aku adalah malaikat yang membayar dosa itu? Atau sebenarnya apakah aku sendiri yang melakukan dosa itu? Dan mereka yang matilah bayarannya? Pertanyaan-pertanyaan ini sungguh-sungguh. Membingungkan. 

Thursday, February 23, 2017

Colony Or Mars?

Menurut kalian apa yang lebih baik? Membuat koloni di luar angkasa atau membuat koloni di Mars? Pertanyaan ini terus menerus menganggu pikiranku sepanjang hari. Karena jika memilih lebih enak mana, mungkin koloni luar angkasa lebih enak. Tapi untuk masalah pembangunan dan kerumitannya, pembangunan koloni luar angakasa jauh lebih sulit. Bukan berarti membuat koloni di Mars tidak sulit, tapi karena Mars sudah ada tanahnya dan tinggal digarap sesuai mau kita, untuk membuat koloni di luar angkasa kita harus membuatnya dari nol. Mulai dari pembuatan sistem bagaimana cara manusia bisa hidup di koloni. Tapi, di Mars juga kita harus memikirkan mengenai cara melindungi diri dari badai malam hari.

Di luar angkasa, salah satu kemudahannya adalah kita telah memiliki sebuah koloni atau semi koloni, yaitu ISS (menurutku). Karena disana manusia bisa hidup selama bertahun-tahun tanpa harus turun ke bumi walaupun masih membutuhkan suplai oksigen dari Bumi. Selain itu, ISS juga mengikuti bumi, oleh karena itu tidak bisa independen sepenuhnya. Sedangkan Koloni harus bisa independen sepenuhnya karena bumi tidak bisa terus-terusan mensuplai oksigen kepada koloni-koloni apabila kita sendiri makin lama makin kekurangan oksigen. Selain itu, untuk menciptakan koloni bukan puluhan atau ratusan meter, tapi sampai 16 Km lebih. Dan untuk mendapatkan bahan supaya bisa membuat benda itu butuh banyak biaya. Darimana? Kita dan sumbernya tentu saja bulan itu. Atau asteroid kalau bisa. Tapi, enaknya adalah kita sudah bisa mulai membuatnya sekarang dengan ukuran yang mungkin tidak terlalu raksasa seperti yang diatas, sekitar 1 Km. Tapi dengan syarat kita sudah bisa menemukan cara untuk menambang besi di Bulan.

Kalau di Mars, salah satu kekurangan terbesarnya adalah kita harus mentransformasi Mars untuk bisa menjadi seperti bumi. Dan prosesnya tidak berlangsung selama setahun saja, tapi bisa berpuluh-puluh tahun. Selain itu apabila ingin langsung ditinggali, maka kita harus membuat bangunan-bangunan dan koloni disana. Yang kurang lebih belum bisa independen alias masih butuh bantuan dari Bumi. Tapi, kalau proyek kolonisasi Mars yang direncanakan Elon Musk berhasil, Mars bisa menjadi pilihan kita selanjutnya. Karena untuk pergi ke Mars dengan teknologi sekarang kita butuh sekitar 6 bulan. Tapi, untungnya jika di Mars kita bisa langsung menginjak tanahnya dan langsung mulai menggarap bagaimana cara orang hidup disana.

Menurutku pilihan paling baik adalah membuat koloni di luar angakasa. Karena koloni di luar angkasa apabila ingin dibuat bisa lebih cepat daripada koloni di Mars. Tapi, tentu saja membutuhkan dana yang jauh lebih besar daripada misi ke Mars karena, koloni luar angkasa. Mereka memiliki ukuran 16 Km. Ayolah. Jadi bagaimana?


Phase Shift

Sekarang aku ingin mnceritakan kepada kalian tentang Gundam. Karena seperti yang kalian tahu, aku adalah fans berat Gundam.
Suda dulu soal basa basinya, mari akan kujelaskan tentang teknologi phase shift armor.
Seperti yang namanya berikan, phase shift armor adalah baja atau besi khusus yang bisa mengubah tingkat kekerasan mereka sesuai kebutuhan yang ada. Salah satu mobile suit yang memakai teknologi ini adalah seri Gundam. Lebih tepatnya serial dari g project. Karena semua mobile suit dari  g project memiliki teknologi supaya mereka lebih kuat saat melawan ZAFT.
Bagaimana cara phase shift bekerja? Mereka mengubah kekuatan baja merek dengan memberikan tenaga kepada armor. Tapi, tenaga yang diberikan tidak bisa terus menerus dinyalakan karena mobile suit yang menggunakan teknologi ini phase shift dapat menyala dengan baterai, waktu berjalan mobile suit dengan phase shift hanya 30 menit. Tapi, selama 30 menit itu, mobile suit ini kebal terhadap seluruh senjata proyektil dan fisik. Salah satu kelemahannya lagi adalah mereka tidak terlalu kuat apabila menahan serangan laser, karena teknologi laser di saat itu mampu menghilangkan atom-atom. Sehingga besi sekuat apapunbtidak dapat menahan serangan itu kecuali yang diberikan lapisan khusus.

Selain phase shift armor ada lagi yang dikembangkan, namanya trans-phase shift armor. Pada dasarnya sama, akan tetapi diatas phase shift armor ditambah lapisan pelindung. Yang apabila lapisan pelindung itu telah luruh, maka phase shift armor baru bisa menyala. Sistem ini dikenal jauh lebih hemat energi.

Variable phase shift armor juga variasi lain dari phase shift armor. Di variable phase shift armor besinya bisa diatur tingkat kekerasannya, sesuai kebutuham. Sehingga apabila sedang ingin bertarung jangka panjang, maka tingkat kekerasannya harus diatur lebih rendah supaya penggunaan energi lebih sedikit. Apabila ingin cepat selesai, maka tingkat kekerasannya dinaikkan. Tapi meskipun begitu, pemrograman untuk baja ini masih harus dilakukan sebelum keluar dari kapal induk. Walaupun ada mobile suit yang bisa mengubah kekerasan besinya kapan saja.

Phase shift armor memiliki fungsi selain melindungi dan menjadi eksterior mobile suit saja, tetapi bisa juga menjadi besi untuk senjata, sepeti pedang yang solid. Dengan menggunakkan phase shift armor, tingkat ketajamannya bisa ditingkatkan lebih jauh, walaupun energi yang dipakai akan lebih banyak. Selain itu, phase shift armor juga bisa menahan panas sampai derajat tertentu, walaupun untuk memasuki atmosfir, mereka masih kuat menahan panas dari gesekan.


Cara Phase shift armor bekerja masih ambigu karena tidak terlalu dijelaskan, akan tetapi pada umumnya, mereka menggunakkan listrik untuk memperkuat besi mereka. Menurutku sendiri cara besi-besi itu bereaksi menggunakan magnet. Jadi, apabila terdapat proyektil yang menyerang mereka dan menvoba mencerai-berai pelat besi yang ada, maka listrik itu akan langsung memberikan kekuatan listrik yang besar saat terkena pukulan dan langsung menarik kembali besi-besi yang mencoba tercerai itu.