Sunday, September 25, 2016

Kenapa kita marah?

Pernahkan kalian merasakan mual? Pusing? Ingin tidur? Keringat dingin? Batuk-batuk? Perasaan ingin bunuh diri? Wah, sucks to be you!

Tapi beberapa dari gejala di atas adalah salah satu pertanda kalian sedang dalam amarah besar. Mungkin kalian sedang berada dalam perjalanan lalu kalian marah karena jalanan macet. Atau mungkin kalian sedang bermain game dan tiba-tiba lawan kalian menjadi jauh lebih ahli daripada kalian. Atau mungkin kalian marah kepada diri sendiri karena tidak bisa mengerti sebuah situasi (eg. Kenapa aku tidak diterima tanpa alasan. Ayolah, berikan alasannya kepadaku, jangan biarkan aku tertinggal disini tanpa alasan.) Ujung-ujungnya kita pasti deperesi atau mungkin kita akan menemukan solusi dari amarah tersebut dan menjadi tenang. Bagaimanapun ujungnya situasi saat kita seperti ini itu tidak sehat dan menyebalkan. Betul, tidak ada orang yang menyukaimu saat kau marah, karena itulah jangan marah. Tapi untuk tahu kenapa kita bisa marah mari, baca lebih lanjut.

Jadi, kebanyakan situasi yang bisa membuat kita marah smuanya berasal dari diri kita sendiri. Ingat hal itu, camkan dan tanamkan dalam pikiranmu saat mebaca artikel ini. Semuanya berasal dari dirimu. Ingat hal itu. Tidak ada orang yang bersalah atas membuatmu marah, ya ada, hanya saja kau membuat dirimu marah. Lalu apa yang sebenarnya membuat kita marah?

Jika kalian membaca artikel diatas (pengantar yang penting) kebanyakan alasan diatas itu adanya karena kita tidak memiliki kontrol atas sesuatu yang seharusnya kita miliki atau kita rasa miliki. Tapi tidak semuanya seperti ini. Misalnya saja, saat kita menonton pertandingan sepak bola atau apapun itu. Kita merasa kalau tim yang kita jagokan tidak menang karena berbagai alasan. Kita mulai menyalahkan banyak hal, seperti salah satunya mungkin wasitnya tidak benar, salah satu pemain penting sedang tidak dalam keadaan prima atau apapun itu alasannya. Sumbernya tetap saja dari ego pribadi kita, kita egois, kita ingin tim itu menang. Tapi bagaimanapun juga kita tidak memiliki kuasa atas permainan itu jadinya kita marah. Ya, sama seperti diatas ternyata.

Bukan berarti kita tidak boleh marah kepada sesuatu, kalau ada orang mengamcil makananmu tanpa izin atau kau ditikung tiba-tiba oleh teman baikmu dengan kecepatan seperti Milennium Falcon kau boleh marah. Jangan gunakkan amarah terlalu sering, karena itu tidak baik untuk kesehatan mental juga. Saat kita sedang marah atau dalam keadaan yang tidak mengenakkan, badan kita bisa mengeluarkan adrenalin. Adrenalin itu ada supaya kita bisa mendapatkan kontrol atas situasi yang ada. Misalnya saja ayahmu tertimpa mobil dalam keadaan terbakar. Mungkin terlihat kau tidak bisa menyelamatkan ayahmu, tapi, karena ada adrenalin, pemuncakan energi sesaat itu cukup untuk mengangkat mobil dan menyelamatkan ayahmu.


Jadi, pada kesimpulannya adalah kita tidak boleh sering-sering marah. Situasi untuk kita marah ada, tapi jangan gunakkan semua situasi yang ada sebagai tempat untuk marah. Jika kalian ingin tahu kenapa marah itu tidak baik, lihat saja Hulk. Dia adalah alasan pertama kenapa kita tidak boleh marah. Pada satu titik saat amarahnya sedang memuncak, kepribadian Bruce Banner hilang dan yang ada hanya kepribadian Hulk. Apakah kalian ingin seperti itu? Dimakan oleh amrah yang ada dan kehilangan diri kalian sepenuhnya? Selama ini belum ada orang yang seperti itu, tapi setiap kali kalian marah, kalian pasti kehilangan sedikit kendali atas diri kalian. Dan, ini bisa saja terjadi saat kalian marah. Jadi tolong, jagngan marah kepada hal sepele.





Basuketo!!!! Nah, Basuke

Jadi, pada hari kamis yang lalu, kalau kalian tidak tahu ada pertandingan bola basket di Bandung. Ya, saat PON. Karena ini adalah pengalaman pertamaku menonton PON, aku jadi penasaran untuk meliput acara yang seru ini. Jadi, inilah cerita singkatnya dari pemain PON. (Yang wanita, karena aku tidak sempat bertanya kepada yang pria walaupun sebenarnya mereka juga memberikan pertarungan yang cukup sengit. Terutama Bangka Belitung melawan Sulawesi Utara. Benar-benar pertarungan yang sengit.)

Waktu itu aku menonton total 3 pertandingan. Yang kesatu adalah pertandingan Belitung melawan Sulawesi utara. Pertarungan itu sangat sengit dan aku waktu itu mendukung Belitung. Walaupun mereka kalah dengan selisih 2 poin, tetap saja itu permainan yang sangat sengit. Aku sampai melompat dari bangku penonton karena kesengitan pertandingan itu. Tapi, karena saking sengitnya pertandingan itu, aku sampai lupa untuk menanyakan tentang pendapat mereka mengenai pertandingan ini.

Yang kedua adalah pertandingan wanita. Papua melawan Jawa Tengah. Pertandingan yang ini juga asyik, tapi dengan poin yang sangat mengejutkan juga. Jawa Tengah di pertandingan ini sangat mendominasi di awal pertandingan sehingga saat mendekati akhir pertandingan, mereka sudah memimpin sangat jauh. Kalau tidak salah hasil akhirnya adalah 57-97. Dengan Jawa Tengah yang memimpin skor. Waktu itu aku hampir percaya kalau mereka bisa mendapatkan 100 skor, tapi ternyata tidak.

Karena kali ini aku ingat kalau harus mewawancarai salah satu pemain dari Jawa dan dari Papua, aku langsung berjalan menuju belakang stadion. Disana, aku ketingallan pemain-pemain dari Jawa kecuali satu pemain bernama Ulfa. Mba Ulfa. Pertanyaan yang kutanyakan adalah pendapatnya mengenai pertandingan ini, bermain basket sejak kapan, lalu, siapa yang paling muda dari tim atau yang paling tua, dan berasal darimana. Juga bagaimana cara dia sebagai atlet bola basket saat bertanding tidak gugup.

Yang kudapatkan dari Mbak Ulfa adalah dia berasal dari Semarang, dan saat bertanya-tanya pekerjaan sampingannya adalah sebagai jurnalis, jadi mungkin cara aku mewawancarai agak dinilai juga. Lalu, dia bermain basket sejak kelas 2 SMP. Jika tahu nantinya aku bisa begini mungkin pelajaran bola basket waktu itu tidak aku tinggal. Lalu, saat kita bertanding dengan banyak penonton, kita tidak akan gugup. Yang gugup adalah mereka yang berusaha terlalu keras untuk tampil dengan sempurna di hadapan penonton. Untuk mereka yang tidak bertanding demi penonton tapi untuk menunjukkan hasil kerja keras, merekalah yang akan tampil dengan sempurna. Walaupun tidak terlalu sempurna juga karena pasti pada 1 titik tertentu mereka akan gagal karena ya, mereka manusia. (Di kiri adalah Mbak Ulfa dengan makhluk mistis. Saya tidak ada karena saya sedang memotret foto ini.)




Jadi, sampai sini saja berita kali ini. Ada berita penting yang ingin aku sampaikan, kalau ternyata tim basket Jawa tengah telah sampai di babak semifinal. Mereka dulu juga adalah pemenang pon basket wanita. Jadi mungkin tidak terlalu mengejutkan.

Di kiri adalah foto tim papua. Aku juga yang memotret.

Sunday, September 18, 2016

Madness

Beberapa saat yang lalu aku sedang mandi. Lalu tidur. Lalu makan. Lalu bermain. Kemudian aku sadar dan memiliki ide yang sangat menarik untuk tulisan minggu ini. Karena malamnya aku melihat seekor kelelawar dan aku jadi teringat kembali dengan pahlawan yang tidak nyata yang paling kusukai Batman! Tapi kalau hanya sejarahnya pasti semua (hampir) orang tahu sejarahnya. Jadi, apa yang kan kulakukan adalah membedah pikirannya kenapa dia menjadi Batman!

Untuk memulai semuanya kita harus tahu dulu ada berapa kepribadian yang ia (Bruce Wayne) miliki. Yang jelas ada 3. 3? Darimana saja tiga? Ya, untuk menjawab pertanyaan kalian, 3 karena yang kesatu! Adalah seorang milyuner dengan kepribadian dia menjadi playboy dan agak narsis. Yang kedua adalah kepribadian saat dia memakai kostum Batman, kepribadian ini membuat dia menjadi orang yang lebih gelap dan ya, seperti yang kalian lihat saat sedang membaca Batman atau menonton filmnya. Sedangkan yang ketiga, adalah kepribadian dia yang paling asli. Yang tidak pernah ia buat-buat. Kepribadian ini adalah Bruce Wayne yang paling asli. Kepribadian yang mungkin jika kurang teliti tidak terlihat, tapi ini adalah kepribadian yang sering ia perlihatkan. Dengan ketiga kepribadian inilah, Bruce Wayne adalah Batman.

Kedua, aku tahu aku sudah bilang sebelumnya kalau kebanyakan dari kalian pasti tahu sejarah mengapa ia menjadi Batman, tapi ya, untuk mengetahui isi kepalanya kita harus tahu sejarahnya. Jadi, Bruce Wayne lahir di keluarga yang menyayanginya dan mencintainya. Disana dia juga dibesarkan dengan penuh cinta dan kasih. Saat dia bermain, dia terjatuh ke dalam gua. Disana dia diserang oleh sekelompok Kelelawar dan itu membuatna takut. Kemudian, di umur dia, 1 Windu. Dia melihat orangtuanya mati di depan matanya. Di titik inilah, dia berubah. Jika kalian ingin tahu sesuatu, ada yang bernama 5 tahapan duka. Yang diciptakan oleh seorang bernama Elizabeth Kubler-Ross. Di dalam wawancaranya dengan 500 orang yang sedang dalam tahap duka (Aku tidak tahu bagaimana dia mendapatkan informasi dari 500 orang ini), dia menyimpulkan kalau ada 5 tahapan ini, yaitu penolakan, amarah, tawar-menawar, depresi, dan akhirnya penerimaan. Walaupun begitu, tidak selalu semuanya terjadi, kadang ada yang langsung menerima, atau memulai dari amarah, dan sebagainya. Tapi pada umumnya inilah yang terjadi. Penjelasan dengan contoh singkat ialah:

1.       Penolakan: Seseorang yang baru kehilangan sesuatu yang sangat penting dalam hidupnya menolak kalau “hal” itu (hilang red.) terjadi. Mereka biasanya mulai kehilangan semangat untuk hidup karena tanpa sesuatu itu hidup tidaklah berarti. Kita mulai merasa cemas asalnya saat baru mulai, kemudian kita mulai menyangkal semua ini telah terjadi. Kita mulai berpikir apakah kita bisa hidup tanpa ini.

2.       Amarah: Saat amarah terjadi biasanya kita menyalahkan orang lain atau diri kita sendiri atas hal yang terjadi itu. Kita mulai bertanya “kenapa ini bisa terjadi?” “kenapa saya tidak mencegah hal itu?” “Kan saya sudah meminta tolong kepadanya? Kenapa dia tidak melakukannya?” Kadang pertanyaan semacam ini muncul saat kita sedang dalam tahap amarah.

3.       Tawar-menawar: Disini, kita mulai melakukan tindakan tawar menawar dengan apapun. Paling sering adalah meminta ampunan kepada tuhan dan memohon untuk mengembalikan kepada kita sesuatu yang sangat penting, yang hilang. Seperti “Saya tidak akan marah kepada istri saya lagi jika kau membuatnya kembali tuhan.” “Saya berjanji belajar lebih giat dan tidak membentak orangtua saya jika kau membawa mereka kembali.” Dan kasus paling anehnya adalah mereka bisa sampai meminta bantuan yang tidak jelas, seperti orang aneh atau ritual-ritual aneh lainnya.

4.       Depresi: Pada tahapan depresi kita sudah disuruh orang untuk “move on”. Kalau orang ada yang bisa agak lama dalam tahap ini, itu tidak apa-apa, karena memang membutuhkan waktu. Biasanya di tahap inilah, mereka melakukan introspeksi diri atas apa yang terjadi. Mulai berpikir apakah mereka bisa hidup tanpa apa yang hilang itu. Atau bersiap-siap untuk menghadapi yang paling buruk.

5.       Penerimaan: Dalam tahap penerimaan, kita sudah menerima kalau semua itu telah terjadi. Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya, tapi itu sudah terjadi juga, jadi kita harus bergerak maju. Tahap inilah yang orang lain sering katakan sebagai kondisi dimana mereka sudah “move on”.

Yang Bruce muda waktu itu rasakan juga ini, hanya saja dia tidak melewati tahapan kubler Ross ini. Tapi langsung melompat ke tahapan penerimaan. Dia menerima kenyataan bahwa orangtuanya telah wafat, dia tidak merasakan depresi, tapi dia memiliki amarah besar atas apa yang terjadi. Dia tidak mencoba menawar apapun. Yang ada ialah dia berjanji untuk membalas dendam mereka yang melakukan ini kepada orang tuanya. Yang malahan, membuat dia melakukan tindakan yang sangat ekstrim. Salah satunya adalah berlatih menjadi ninja paling kuat. Jadi, dari sini kita bisa tahu mengapa dia melakukan apa yang paling sering ia lakukan, menjadi hakim jalanan.

Sekarang kita lihat lagi kenapa dia memilih Kelelawar? Kenapa memilih kelelawar, ada banyak henwan lainnya yang lebih mengerikan daripada kelelawar, ada singa, ada puma, ada ikan hiu, tapi kenapa kelelawar? Yang sudah menonton Batman begins pasti tahu. Itu karena dia ingin memberikan rasa takut yang ia miliki kepada orang lain. Selain itu juga karena dia ingin mengalahkan rasa takut paling dalamnya. Jika kita bisa melihat maknanya adalah dia tidak ingin takut kepada apapun, untuk bisa pergi ke neraka dimana tiada orang pernah mengalaminya.






Jadi, sampai disini saja dulu penjelasan sedikit tentang otak yang dimiliki oleh Batman. Mungkin ada yang salah, tapi jika ada saran atau kalian suka atau tidak suka dengan konten ini, beri saja komentar di bawah. Sampai kita bertemu lagi, selamat tinggal!

Mural

Beberapa hari yang lalu aku dan teman teman berkegiatan bersama untuk membuat mural. Jika kalian ingin tahu, muralnya ada di dekat Baksil, tempat kalian mungkin sering melihat Mural. Lalu kemudian, aku terpikir sesuatu yang sangat unik! Saat aku membuat mural kenapa aku tidak membuat tulisan mengenai mural saja? Lumayan untuk mengisi blog yang sepi in.

Jadi, Mural asalnya ada pada tahun sejak sangat tua. Abad ke 9 kalau tidak salah. Ada yang lebih tua lagi sebenarnya, tapi aku tidak tahu apakah itu diklasifikasikan sebagai mural karena itu ada sebelum abad ke 1 dan bentuknya sangat sederhana, hanya lukisan banteng saja. Jadi mari kita teruskan.

Mural ada banyak jenisnya, ada yang memakai teknik grafitti, ada yang memakai teknik motif tradisional, dan ada yang mural pada umumnya, lukisan yang memenuhi dinding. Dan bermacam-macam lagi. Ada juga mural yang berisi pesan-pesan politik atau yang maknanya dalam. Terkadang, isinya cukup sensitif sehingga dindingnya di cat ulang dengan warna putih. Ada juga yang membuatnya terlarang. Karena itulah jika kalian ingin membuat mural, pastikan kalian ada izinnya.

Mural menurutku adalah sebuah bentuk hiasan pada dinding dan beberapa memiliki pesan. Meskipun mural memiliki potensi untuk memberikan pesan yang cukup kuat kepada publik, tapi kebanyakan dari mural masih di apresiasi menjadi sebuah bentuk seni saja. Sama sepertiku, aku menganggap mural seagai media untuk seni, bukan untuk memberikan pesan.

Ya, jadi itu saja kiriman tentang mural. Kita bertemu lagi sekitar setelah kalian membaca ini.




Sunday, September 11, 2016

this week

Jadi, minggu ini aku belajar sesuatu yang sebenarnya sangat asyik, namanya desain thinking. Design thinking bukan berarti hanya dipakai untuk desain saja, tapi juga untuk membuat sesuatu. Sebenarnya, kalau dilihat dari grafiknya, kalian gunakkan untuk apapun itu bisa.

Dari design thinking kemarin yang aku pelajari di labtek indie yang sangat rahasia. Di belakang plaza telkom kalau dari turunan pasteur lurus saja habis lampu merah belok kiri pertama. Ya, sekitar sana. Kalau melihat taman dan lurus nanti kelewat. Jadi, aku dan kamerad dikenalkan kepada kak Cassandra, karena itu salah satu pangilannya, walaupun aku tidak yakin itu namanya. Karena itu panggilan. Jadi, dia adalah presiden dari labtek indie kalau tidak salah. Beliau adalah orang yang memperkenalkan kami kepada penerapan design thinking.

Jadi, dalam “les” singkat kami, cara untuk penerapan design thingking paling mudah adalah membuat sebuah dompet yang sempurna untuk partner. Waktu itu aku partner bersama, sebentar aku sensor dahulu, Cecillia. Jalan pertama adalah membuat desain dompet yang kau pikir paling cocok denganmu. Lalu, kau ceritakan desain dompet itu kepada temanmu. Setelah itu, baru kalian bertanya-tanya dompet kalian kenapa seperti itu atau lebih baik seperti apa. Dan, baru kalian mulai membuat 5 desain awal yang kalian rasa cocok dengan dompet pasangan kalian. Baru setelah mereka memilih yang mana yang mereka rasa cocok, kalian perinci lebih dalam desain itu.

Nah, disini yang paling menarik, karena setelah partner kalian memilih desain dompet yang paling bagus, kalian langsung membuatnya! Ya, bukan membuatnya seperti akan barang produksi, tapi seperti barang untuk dirasa-rasa saja. Aku karena bukan seorang pengrajin yang sangat bagus, aku membuatnya sebisa mungkin yang aku bisa. Artinya aku membuatnya semirip mungkin tapi mengesampingkan sisi estetika. Hasilnya untung saja, Cecillia suka, meskipun seperti mashed potato, tapi tetap bisa digunakkan, itu salah satu intinya. Yang dikiri ini yang dibuat oleh Cecillia, terima kasih yo, aku jadiin hiasan dah



Setelah belajar ini, aku langsung berpikir untuk menerapkan ilmu ini kemana-mana. Bisa untuk misalnya memperkenalkan sebuah alat ke orang, atau juga yaa kebanyakan produk jadi sih, tapi bisa untuk banyak hal. Salah satunya mungkin… Kalau bekerja di bidang tulisan, walaupun aku tidak terlalu melihat dimana hubungannya.

Sunday, September 4, 2016

GTK-001 Gundam

Beberapa saat yang lalu aku sedang membuat gunpla. Ada banyak variasinya dan aku juga senang membuatnya. Jadi, kenapa aku tidak memperkenalkannya saja disini? Karena itulah, sekarang aku akan menceritakan kepada kalian apa gunpla itu.

Kebanyakan dari pembaca pasti sudah tahu plamo atau plastic model. Biasanya plastic model itu bentuknya kendaraan laut, seperti kapal atau kapal selam. Yang terkenal biasanya ada di Jepang, walaupun di luar negeri juga banyak. Nah, gunpla yang aku sebutkan tadi juga termaksuk cabang plastic model. Namanya Gundam plastic model. Asal mulanya pada tahun 1980. Saat itu, ada acara televisi yang terkenal, bernama Mobile Suit Gundam. Dan di dalam acara itu ada mesin perang yang bernama Gundam. Sebenarnya selain Gundam juga ada mesin perang yang mirip, namanya Mobile suit, tapi kita fokus saja dulu di Gundam.

Karena acara itu populer, dibuatlah mainan yang berasal dari acara itu, namanya Gunpla. Model paling awal berasal dari Gundam RX-78-2. Mobile suit paling terkenal di acara itu. Perbedaan yang paling mendasar di saat itu dengan gunpla yang sekarang terletak di bagian artikulasi dan pewarnaan. Waktu itu, titik artikulasinya jauh dengan yang ada sekarang. Jika kalian lihat di sebelah ini, Gundam ini (Aku sebut Gundam saja karena lebih enak) bisa dibentuk seperti sedang mau bertarung. Sedangkan yang zaman dahulu, tidak. Mirip patung, tapi bisa digerakkan sedikit. Dan, jika ingin tahu berapa tahun perbedaan Gundam ini, yaitu 30 tahun. Ya, 30 tahun teknologi di bumi berkembang sampai saat ini.

Gunpla juga memiliki beberapa versi yang berbeda. Ada High Grade, Master Grade, Perfect Grade, Reborn one hundred, Super deformed, dan mega-size.

High grade, (kanan) biasanya sering dibeli orang karena harganya yang tidak terlalu mahal, tapi cukup detail, dan titik artikulasinya cukup banyak. Seri ini mulai dikeluarkan pada tahun 1990 dan ukurannya bermacam-macam. Mulai dari 1:144 sampai 1:100. Waktu pengerjaan yang aku dapatkan dari model ini biasanya hanya 3-4 jam. Jika menambahkan stiker hanya butuh sekitar 10 menit.

Master Grade (kiri) dijual pada tahun 1995 dan ada dengan ukuran 1:100. Biasanya master grade datang dengan harga yang lebih mahal, biasanya Rp.600.000. Tapi, dengan titik artikulasi yang lebih banyak, tingkat detail yang lebih tinggi, dan waktu pengerjaan yang lebih banyak. Pengalaman yang aku miliki dengan Gundam model ini adalah 18 jam non-stop dengan sedikit istirahat diantaranya.

Perfect grade (kanan) sejauh ini adalah model yang paling mahal. Mencapai harga 3 juta rupiah. Itu kalau belinya langsung di Jepang dan belum ada pajak. Kalau belinya di Indonesia mungkin bisa 4-5 juta. Harganya memang mahal, tapi model ini memiliki tingkat detail yang luar biasa dan waktu pengerjaan yang juga luar biasa. Aku sendiri belum pernah membuat yang seperti ini, jadi aku belum bisa bilang susah atau tidak, tapi dilihat dari hasil di google, perfect grade memang luar biasa. Kalau tidak salah, waktu pengerjaannya bisa mencapai 2-3 minggu, karena kadang butuh sekrup dan bagian besi di dalam.

Selain yang ada 3 di atas tadi, ada juga Super deformed dan mega-size.

Super deformed (kiri) itu adalah gunpla dengan ukuran paling kecil. Seperti namanya, super-deformed, bentuknya memang sangat aneh, kepala yang sangat besar dan badan yang kecil. Biasanya jika baru pertama kali masuk ke gunpla, orang disarankan membuat dulu dari super-deformed ini, karena pembuatannya yang mudah dan tidak butuh waktu yang lama, sekitar 1 jam juga beres.




Mega-size (kanan, paling kiri di gambar) adalah gunpla dengan ukuran yang sangat besar 1:48 jika lebih tepat. Tingginya ada yang
sampai 60 cm dan cukup sulit didapat kalau di Indonesia. Di toko yang biasa aku beli mereka tidak menyediakannya. Belum banyak model yang keluar dari ukuran ini, tapi kalau dibilang dari titik artikulasi, karena ukurannya yang besar, tidak terlalu banyak. Harganya sekitar 1 juta rupiah.

Ya, jadi sampai sini dulu perkenalan dari Gunpla yang ingin aku bagi. Mungkin nanti aku bisa berbagi lebih lanjut seputar topik ini, tapi untuk sementara ini, sampai bertemu lagi.