Pada suatu hari di tempat yang cukup jauh, ada sebuah kota
yang dihuni oleh jutaan orang. Kota itu dihuni oleh penduduk yang kebanyakan
bekerja keras, mereka setiap hari pergi dari 1 titik ke titik lainnya. “Permata
pulau” itulah yang orang-orang sebut. Memang, tempat ini dipenuhi oleh berbagai
atraksi dan hiburan, tapi itu semua hanya untuk para pengunjung. Dan mereka
yang tinggal disana? Ya, kita bisa bilang kalau mereka tidak memiliki apapun,
baik di kepala maupun di kantung mereka. Kebanyakan orang-orang ini bekerja
dengan sangat keras sampai mereka lupa, siapa mereka sebenarnya. Dan
satu-satunya cara untuk mengembalikan diri mereka kembali, mengetahui siapa
jati diri mereka, yang harus dilakukan ialah berjalan. Tapi bukan di sembarang
tempat saja, karena mereka adalah orang-orang yang spesial, maka tempat untuk
berjalannya pun spesial. Tentu saja, tempat mana lagi yang tepat untuk berjalan
selain hutan? Hanya hutan tempat yang tepat untuk menemukan jati diri mereka,
tepatnya alam. Maka, kita akan melihat perjalanan mereka yang mencoba untuk
menemukan jati diri mereka di hutan utara. Konon, apabila mereka kehilangan
jejak akan apa sebenarnya diri mereka, maka yang terjadi adalah hilangnya diri.
Atau dalam kata-kata sederhana, mereka kembali dalam wujud yang sama sekali
berbeda. Entah karena faktor psikologis atau karena hutan itu sendiri.
Tolong catat kalau semua penduduk dari kota ini tidak
memiliki nama. Mereka diberikan tanda huruf dan angka untuk memudahkan proses
identifikasi. Karena, menurut mereka nama hanya menyusahkan mereka, sedangkan
kombinasi angka? Itu sudah lebih pasti dan lebih mudah.
“Apakah kita betul-betul akan masuk ke hutan ini?” D4
bertanya. “Untuk apa?”
“Kita coba jalankan saja, hanya berjalan sedikit saja.” A1
menjawab dengan senang hati.
“Kenapa orang-orang pergi ke tempat ini? Disini semuanya
sangat jauh dan jalannya benar-benar buruk. Tidak ada cara transportasi lain
juga, selain dari mereka penunggu hutan ini.”
“Lebih baik kita masuk saja dulu, jika sampai sana masih
tidak enak, kau boleh kembali lagi. Yang jelas, sisanya apabila ingin meneruska
silahkan ikuti aku. Tidak jauh, hanya sampai sektor G9.”
“Itu jauh.”
Dengan langkah yang pelan namun pasti, grup itu berangkat.
Grup pelajar nomor 7. Mereka adalah grup berisi para pelajar yang akan dilepas
kembali. Orang-orang bilang grup ini revolusioner karena metode mereka yang
berbeda dalam memberikan pelajaran, tetapi banyak juga yang merasa kalau metode
pembelajaran seperti ini terlalu revolusioner. Malah yang ada merusak tatanan
ketetapan yang ada. Sehingga membuat grup ini sering ditanya oleh orang-orang.
Kebanyakan orang sudah menyerah atau bahkan tidak sanggup
untuk meneruskan perjalanan ini. Mereka hanya akan berhenti dan kehilangan diri
mereka untuk sesaat sebelum kembali lagi, atau hilang saja selama-lamanya.
Berbeda dengan grup pelajar nomor 7. Mereka didesain untuk bisa menahan ini
semua. Bukan sebagai manusia yang ahli dalam segala bidang, tapi sebagai
manusia yang memiliki mental terkuat dan terbaik dalam bidang mereka. Seperti
misalnya saja X1, atau sebutannya Cross. Dia ahli dalam bidang skematika, dan
meskipun belum yang terbaik dalam dunia, dia tetap saja yang terbaik dari 1
kota itu. Meskipun begitu, dalam hal lain, seperti penghitungan GN Drive, dia
tidak bisa.
Setelah 1 jam mereka berjalan, mulai terlihat jelas apa diri
mereka sebenarnya. Selain dari mereka yang tentu saja menemukan bahwa mereka
sebenarnya tidak mudah lelah dan bisa terus berjalan selama yang mereka mau,
ada juga sebagian dari mereka yang merasakan bahwa mereka tidak bisa
terus-terusan dalam kondisi seperti ini. Dan apa yang mereka lakukan? Berjalan
semakin cepat. Dengan semakin cepat berjalan, maka kita akan semakin dekat
dengan tempat tujuan. Atau mungkin itulah logika yang mereka dapatkan.
Masalahnya adalah 1, tenaga yang mereka pakai jauh lebih banyak daripada orang
biasa dan pada akhirnya, itu menjadi pedang bermata 2. Tapi mungkin yang paling
malang adalah L7, dia tanpa diketahui memiliki penyakit yang apabila ia terlalu
lelah, maka yang terjadi adalah kehilangan darah yang sangat banyak. Mungkin
mereka memang manusia yang diarahkan untuk menjadi yang terbaik dalam
bidangnya, tapi kecacatan produk bisa ada di siapa saja. Dan yang satu ini
memiliki penyakit yang sebenarnya tidak mengerikan, tapi jika terus-terusan
yang terjadi tentu saja kematian. Kematian bisa terjadi kepada siapa saja.
No comments:
Post a Comment