Saturday, November 19, 2016

ubiquitous

Aku sering bercerita tentang hal-hal yang unik dan aneh. Kebanyakan karena aku benar-benar menyukai hal itu, beberapa agak dipaksakan. Dan, itu karena sekolahku. Tanpa sekolahku, aku kemungkinan besar tidak akan melakukan hal-hal ini. Karena itulah sekarang aku ingin menulis tentang pengalaman-pengalaman seru di sekolah.

Salah satu yang paling seru adalah mencoba mendaki gunung Jayagiri. Gunung ini memang menurutku cukup tinggi. Tapi, yang membuatku cukup hebat bukanlah aku suka naik gunung, tidak aku tidak suka mendaki gunung. Apakah karena alamnya? Tidak terlalu, karena semua ini aku sudah lihat sebelumnya. Apakah karena aku pergi mendaki gunung dengan mengenakan kemeja? Tentu saja tidak, itu adalah tindakan bodoh. Tapi, yang membuatku menjadi salah satu pengalaman paling menakjubkan adalah, aku bisa mengalahkan diriku. Walaupun dengan susah payah dan kata-kata, aku bisa mengalahkan diriku. Di gunung diri kalian yang sesungguhnya akan keluar dan aku yakin hal itu. Aku yakin di gunung kalian bisa menemukan berbagai hal aneh yang kalian saja mengerti. Aku juga menemukan hal itu, aku lupa apa, tapi samar-samar masih teringat di kepala.

Selain gunung, ada juga pengalaman yang benar-benar asyik, karena berhubungan dengan emosi kita. Yaitu PON Jabar 2016. PON ini adalah PON pertama yang aku tonton. Dan mungkin stau-satunya PON dalam hidupku yang tuan rumahnya jabar. Aku hanya menonton satu pertandingan PON, yaitu basket pria dan wanita. Pertandingannya benar-benar asyik dan mendebarkan. Terasa perubahan suasana dan perasaan dari pertandingan. Entah ada yang tidak sportif atau justru memperlihatkan sifat kekesatriaannya, itu benar-benar terasa. Tidak seperti di TV, karena suasana pertandingan tidak akan terlihat di TV. Ini juga benar-benar pengalaman sekali seumur hidup.

Satu lagi, hal yang benar-benar menjadi sebuah pengalaman satu-satunya. Yaitu pengalaman membuat mural Bandung. Pengalaman ini benar-benar satu-satunya karena mungkin dalam hidupku aku hanya melakukan ini sekali saja. Sekali dan tidak akan pernah lagi. Jika kalian melihat mural di jalan dekat babakan siliwangi, ingatlah kalau aku juga pernah ikut dalam hal itu.

Lalu sekarang kita coba lihat pembelajaran paling penting dari kegiatan sekolahku ini. Hal paling inspiratif adalah mengejar mimpimu. Selama ini aku selalu di didik dengan ajaran kalau aku sudah berumur sekitar 20 tahun, aku harus bisa mencari uang sendiri, sudah lulus kuliah, dan aku kalau bisa sudah tinggal sendiri. Hal ini selalu aku ingat dan karena hal inilah, aku jadi pikirannya menyempit, tidak meluas. Seakan melihat lukisan yang harus aku ikuti. Tapi, aku melihat orang-orang yang tidak seperti ini. Kebanyakan orang yang kutemui, mereka mengikuti keinginan mereka, mereka menjalani mimpi masa kecil mereka. Dan, yang terlihat dari diri mereka adalah, mereka bahagia. Aku juga ingin seperti ini, tapi aku masih belum berani karena ajaran yang sudah lama ada itu. Untuk merobek lukisan itu dibutuhkan keberanian dan sampai saat ini aku masih belum bisa menemukan keberanian itu.  
Sekarang untuk yang benar-benar penting, karena apapun butuh sebuah inspirasi. Salah satu inspirasi yang kudapat adalah tentang mengejar mimpi kita. Itulah yang paling penting, karena semua orang yang kulihat selalu mengejar mimpi mereka dan mereka terlihat bahagia. Itu tentu saja sangat penting.

Yang kedua berasal dari guruku, dia salah satu guru paling hebat. Karena dia memberitahuku kalau hidup itu memang keras dan jauh sekali dari yang selalu diceritakan. Dia pertama menghadapinya dengan melakukan apa yang paling mudah. Tapi, seiring waktu dia bercerita kalau otak harus diisi. Tidak bisa kita hidup seperti binatang tanpa ada isi apapun di otak. Itu salah satu yang aku ingat, selain itu dia orangnya juga penuh petualangan dan garing abis. Maaf, kedua guruku memang orangnya seperti itu, garing. Jadi kalau kalian bertemu denganku di jalan, dan aku sedang menggaring, salahkan saja kepada kedua guruku.

Ini hanya cerita kecil dari sekolahku, sebenarnya ada banyak yang asyik, tapi untuk sekarang sepertinya ini dulu saja.


No comments:

Post a Comment