Gunpla. Gunpla untuk sebagian besar orang itu mainan saja.
Tapi untuk beberapa orang seperti aku Gunpla adalah sebuah karya seni. Kenapa?
Karena menurutku Gunpla itu memiliki banyak potensi untuk dan menjadi sebuah
karya seni. Di Gunpla, kita bisa menaruh ekspresi dari diri kita, walaupun agak
kaku, tapi kita bisa melihat maksud dari karya itu. Misalnya saja Gunpla dari
Gundam wing ini. Menurutku, dia seperti malaikat atau dewa yang datang dari
angkasa untuk menjemput kita. Tapi, aku bisa menyimpulkan hal ini karena aku
telah menonton serinya, sama seperti karya seni lainnya, jika kita tidak
mengetahui betul asal dari karya itu, yang ada kita hanya bisa menerka-nerka
apa maksud dari karya itu.
Seni adalah bentuk karya dengan media yang dapat ditangkap
oleh mata, tangan, tekstur, bentuk, titik, volume, garis, bidang, dan estetika.
Dan menurutku Gunpla juga bisa termaksuk. Dan seperti semua karya seni lainnya,
gunpla juga bisa dimasukkan dalam kategori itu. Lebih tepatnya seni patung
tentu saja. Sejauh pengalamanku aku belum pernah sih, melihat Gundam dengan
bentuk abstrak, tapi mungkin ke depan akan ada. Gundam dengan bentuk abstrak tapi
makna yang dalam.
Jika kita menelusuri karya seni apapun pasti akan ada 3
pihak yang ikut. Yaitu, Seniman, penikmat, dan penyedia material. Bisa saja
sang penyedia adalah si seniman itu sendiri, tapi mari kita bagi jadi 3 entitas
yang berbeda saja. Gunpla juga sama. Mari kita bahas satu-satu.
Yang pertama adalah penikmat seni atau gunplanya. Biasanya,
mereka membuat Gunpla juga, tapi jarang diikutkan atau dipamerkan dalam
kompetisi. Atau mereka adalah fans dari Gundam itu. Seperti saya, saya masih dalam
tahap penikmat saja, tapi sekarang sedang mencoba untuk berkarya sendiri.
Penikmat itu sangat penting, karena tanpa penikmat untuk apa sebuah karya ada?
Yang kedua adalah senimannya. Seniman Gunpla tentu saja
adalah orang-orang yang menciptakan semua Gunpla itu, merekalah yang membuat
dunia gunpla berjalan. Karena mereka adalah orang yang berkarya. Dan, mereka
memiliki peran utama dalam dunia Gunpla ini.
Yang ketiga adalah penyedia bahan. Mereka adalah pihak yang
paling diuntungkan dari Gunpla ini. Karena merekalah yang menyediakan bahan.
Dan, seniman Gunpla butuh bahan-bahan ini dari penyedia bahan. Mereka
diuntungkan dari uang penjualan. Apalagi jika ada 1 seri Gundam yang sedang
sangat booming, biasanya mereka bisa kebanjiran uang karena ketenaran 1 seri.
Itu adalah mereka yang berhubungan dengan dunia gunpla
langsung. Tapi, di Jepang, Gundam tidak hanya sekedar sampai Gunpla dan
komuitasnya saja, tapi juga masuk ke dalam budaya mereka.
Contoh utamanya adalah karakter antagonis utama di Mobile
suit Gundam. Namanya adalah Char Aznable. Meskipun dia tokoh antagonis utama,
dia sangat dikenal oleh masyarakat Jepang. Paling tidak pecinta Anime. Mereka
pasti tahu atau pernah mendengar nama Char Aznable. Salah satu image yang paling melekat dari Char
adalah warna merah dan 3 kali lebih cepat. Jadi, jika benda apapun di Jepang
yang berwarna merah, biasanya benda itu berproses 3 kali lebih cepat daripada
benda sejenisnya. Misalnya saja Toyota Auris Char Aznable. Mobil itu tidak
meningkatkan performa, tapi orang percaya saja kalau mobil itu 3 kali lebih
cepat daripada mobil sejenisnya. Jadi, banyak orang yang memilih warna merah
karena merasa akan 3 kali lebih cepat.
No comments:
Post a Comment